MENGATASI STUNTING DI DESA TELUK JIRA KECAMATAN TEMPULING KABUPATEN INDRAGIRI HILIR
DOI:
https://doi.org/10.34006/pkm.v6i2.4Kata Kunci:
Pencehgahan Stunting, Gizi Anak, Pertumbuhan Anak, ASI Ekslusif, Sanitasi dan KesehatanAbstrak
Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak akibat kekurangan gizi kronis, infeksi berulang, dan kurangnya stimulasi pada masa awal kehidupan. Kondisi ini berdampak signifikan terhadap perkembangan kognitif, kesehatan jangka panjang, dan produktivitas anak. Pencegahan stunting menjadi prioritas kesehatan global dan nasional untuk menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas. Strategi pencegahan stunting meliputi intervensi gizi selama periode 1000 hari pertama kehidupan, mulai dari masa kehamilan hingga anak berusia dua tahun, serta promosi ASI eksklusif, pemberian makanan pendamping yang adekuat, dan sanitasi yang baik. Selain itu, program pemberdayaan masyarakat dan pendidikan kesehatan bagi keluarga berperan penting dalam meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya pemenuhan gizi. Kolaborasi antar sektor, mulai dari kesehatan, pendidikan, hingga infrastruktur, diperlukan untuk menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan optimal anak. Dengan pendekatan terpadu, pencegahan stunting diharapkan dapat menurunkan angka kejadian stunting dan meningkatkan kualitas hidup generasi mendatang.