RESPON PERTUMBUHAN VEGETATIF TANAMAN MELON (Cucumis Melo L) TERHADAP BEBERAPA DOSIS MAGNESIUM PADA SISTEM FERTIGASI
DOI:
https://doi.org/10.34006/jpatin.v1i2.244Kata Kunci:
Cucumis melo L, Magnesium, HidroponikAbstrak
Melon (Cucumis melo L) merupakan tanaman hortikultura famili Cucurbitaceae yang banyak
diminati masyarakat dan berpotensi untuk dikembangkan di Indonesia. Permintaan buah melon
yang semakin meningkat mendorong peningkatan produksi buah melon. Magnesium berperan
terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman melon. Peneltian bertujuan untuk mengetahui
respon pertumbuhan vegetatif tanaman melon terhadap beberapa dosis Magnesium. Penelitian
menggunakan Rancangan Split-Plot 2x3 dengan 3 kali ulangan, perlakuan petak utama adalah
dosis Magnesium (Mg) yang terdiri dari 3 taraf yaitu dari M1=30g/l larutan, M2=60g/l larutan,
31=90g/l larutan dan anak petak adalah varietas tanaman melon terdiri dari 2 taraf. yaitu
V=kirani, V=2 glamour. Hasil penelitian menunjukkan pemberian dosis magnesium yang
berbeda pada kedua varietas berpengaruh nyata terhadap luas daun dan umur berbunga
tanaman secara interaksi, berpengaruh tidak nyata terhadap panjang tanaman, jumlah daun dan
faktor utama (varietas) pada umur berbunga tanaman melon. Respon terbaik panjang tanaman
terdapat pada pemberian 30g/l larutan yakni 64,83 cm untuk varietas glamour. Respon terbaik
jumlah daun dan umur berbunga terdapat pada pemberian magnesium 60g/l larutan yakni
jumlah daun varietas glamour 23 helai dan umur berbunga tanam 25 HST pada kedua varietas.
Respon terbaik luas daun terdapat pada pemberian magnesium 90g/l larutan yakni luas daun
varietas glamour 200,583 cm2 .